• Deni Fastindo

Mengetahui Apa itu Mur dan 4 Jenis Mur yang di Pasaran

Diperbarui: Mei 15

Mur adalah salah satu benda paling penting dalam dunia konstruksi dan pembangunan. Walaupun bentuknya sangat kecil, namun benda ini bisa merekatkan material yang beratnya hingga puluhan kilo dengan bantuan baut. Bahkan tidak jarang benda kecil ini digunakan sebagai pondasi sebuah bangunan.

apa itu mur

Di Indonesia, masih banyak orang yang tertukar dalam mengartikan mur, baut dan juga sekrup. Karena ketiga benda ini sama-sama sering digunakan untuk pembangunan maupun barang elektronik. Ketiganya juga sama-sama digunakan untuk menempelkan 2 material seperti besi, plastik atau kayu tanpa menggunakan lem.


Nah, untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan mur, silahkan Anda simak artikel berikut ini sampai selesai.


Pengertian Mur


Dikutip dari Wikipedia, mur atau nut adalah sebuah jenis pengikat atau pengencang material dengan ulir. Nut sendiri merupakan jenis fastener bertipe female dengan pasangan male-nya bernama baut atau bolt. Jadi, mur tidak akan bisa bekerja tanpa baut dan begitupun sebaliknya.


Seperti yang sudah dikatakan tadi, fungsi dari benda ini adalah untuk mengikat dan mengencangkan dua material atau lebih tanpa menggunakan lem. Berbeda dengan penggunaan sekrup yang harus menggunakan bor ulir ke material yang ingin disambungkan, penggunaan baut dan mur ini tidak memaksa Anda mengebor material dengan mata ulir.


Nut juga dibuat dari berbagai macam bahan. Namun biasanya, benda ini dibuat dari besi, baja, ataupun alumunium layaknya bahan pembuat baut.


Baca juga: Mengenal apa itu Baut : pengertian dan jenis - jenisnya

Jenis-Jenis Mur


Meskipun kebanyakan mur dijual satu paket dengan bautnya, namun ada banyak pula jenis nut yang dijual terpisah untuk kegunaan khusus. Contohnya:

1. Acorn Nut


Yang pertama adalah acorn nut atau dome nut. Berbeda dengan jenis nut yang lain, jenis acorn nut ini tidak memiliki lubang yang tembus dari permukaan atas ke permukaan bawah mur. Justru, bentuknya seperti biji pohon ek atau seperti sebuah kubah dengan bentuk cembung di bagian bawah.

acorn nut

Tentunya dengan acorn nut ini, baut tidak akan bisa tembus hingga ke ujung ulir yang ada di baut. Jadi baut male hanya bisa mengencangkan hingga ke ujung ulir di acorn nut.


Fungsi dari acorn nut sendiri tetap untuk mengencangkan dua material tanpa menggunakan lem. Namun, acorn nut biasa digunakan untuk material yang ingin direkatkan di luar dinding atau pada benda yang berpindah-pindah.


Sehingga tidak akan melukai orang yang menyentuh ujung baut secara tidak sengaja karena ada kubahnya.

2. Cage Nut


Selanjutnya ada jenis cage nut, sebuah mur yang sering ditemui pada alat-alat elektronik dan komputasi. Karena jenis nut yang satu ini memang dibuat khusus untuk menempelkan rak atau material besi lainnya dalam ruangan server atau ruang database.


Cage nut biasanya dilengkapi dengan rongga kecil di samping lubang ulir untuk jalur baut. Rongga tersebut digunakan agar kabel yang menyambung ke komputer bisa disusun rapi dengan dimasukan ke lubang tersebut.


Cage nut juga tidak banyak ditemui di Indonesia. Sebab benda ini lebih banyak diproduksi di Amerika Serikat dan negara sekitarnya.

3. Square Nut


Dari namanya saja pasti Anda sudah tau bentuk dari square nut. Karena benda ini sudah pasti diberi nama "square" karena bentuknya kotak atau persegi.


Square nut merupakan jenis mur yang paling sering digunakan di Indonesia maupun di dunia. Sebab benda ini bukan hanya bisa digunakan untuk kebutuhan konstruksi besar seperti membangun rumah, gudang, dan lain-lain. Tetapi juga bisa digunakan ketika ingin memasang rak, memasang instalasi listrik, atau untuk kebutuhan furniture seperti pada meja dan kursi.


Square nut sendiri bisa digunakan di hampir semua jenis baut. Tapi tentunya, Anda perlu mencocokkan ukuran diameter baut dan square nut sebelum digunakan.

4. Wing Nut


Yang terakhir adalah wing nut, salah satu jenis mur yang juga paling sering ditemui di Indonesia. Namun berbeda dengan jenis nut yang lain, wing nut ini justru sangat jarang ditemui untuk kebutuhan konstruksi dan bangunan.

wing nut

Wing nut justru lebih banyak digunakan untuk kebutuhan otomotif seperti beberapa spare part pada motor dan mobil, sepeda, skateboard, ski, dan masih banyak lagi. Karena itulah benda ini dibuat agar mudah untuk dilonggarkan maupun dikencangkan dengan adanya bagian yang mirip sayap di sampingnya.


Bukan hanya itu, wing nut juga sangat sering ditemui pada alat-alat instrumen seperti drum, beberapa jenis saxophone, perlengkapan marching band, ataupun alat musik tradisional seperti pada gamelan, angklung dan kecapi.

Demikianlah penjelasan mengenai mur mulai dari pengertian, fungsi, hingga jenis-jenisnya. Karena benda ini tidak bisa digunakan sendiri, Anda wajib membeli baut sebagai pasangannya juga agar bisa digunakan. Dan seperti yang sudah dikatakan tadi, pastikan keduanya punya ukuran diameter yang sama agar bisa dimasukan.


Dimana bisa membeli Baut, Mur dan Sekrup di Jakarta

Anda bisa membeli kebutuhan baut, mur dan sekrup di aneka toko material. Akan tetapi bila anda membutuhkan dalam jumlah yang sangat banyak dan ukuran khusus, anda perlu menghubungin ahlinya untuk mendapatkan rekomendasi untuk kebutuhan anda.


PT Fastindo Jaya Abadi sebagai penyedia Mur, Baut dan Sekrup terlengkap di Jakarta siap membantu anda untuk seluruh kebutuhan Baut dan Mur anda. Silahkan hubungi kami melalui situs ini untuk mendapatkan penawaran terbaik.

35 tampilan

Postingan Terakhir

Lihat Semua
contact fastindo jaya abadi